{
"type": "image_generation",
"style": "ultra_realistic_cinematic",
"aspect_ratio": "3:4",
"resolution": "8K",
"camera": {
"model": "DSLR",
"lens": "50mm",
"angle": "kecondongan sedikit dinamik, perspektif tepi gelanggang",
"depth_of_field": "cetek",
"focus": "tajam pada telefon dan pemn, kekaburan latar belakang lembut"
},
"scene": {
"subject": "telefon pintar terletak di atas meja kayu",
"concept": "skrin telefon diubah menjadi gelanggang tenis profesional",
"court_surface": "gelanggang keras biru yang rapi dengan calar halus dan tanda kapur",
"players": "pemn tenis mini melakukan servis, memukul, menerkam untuk mendapatkan pukulan",
"scale": "proporti mini yang realistik"
},
"lighting": {
"type": "pencahayaan arah dramatik",
"source": "lampu gaya stadium dari sisi",
"effect": "sorotan kuat dan bayang-bayang panjang",
"reflection": "pantulan lembut lampu limpah pada kaca telefon"
},
"detls": {
"phone_surface": [
"cap jari yang kelihatan",
"comotan halus",
"calar mikro pada tepi"
],
"atmosphere": [
"zarah habuk terapung",
"jerebu ringan untuk kedalaman"
],
"textures": "permukaan gelanggang yang sangat terperinci, bahan realistik"
},
"environment": {
"table": "kayu semula jadi dengan tekstur butiran",
"background": "dikaburkan lembut, tetapan dalaman sinematik"
},
"color_grading": {
"palette": "meriah tetapi semula jadi",
"contrast": "tinggi tetapi seimbang",
"tone": "realisme sinematik"
},
"aesthetic": {
"mood": "visual sukan dinamik, bertenaga, premium",
"style": "iklan sukan mewah"
},
"render_quality": {
"sharpness": "sangat tajam",
"detl_level": "ekstrem",
"photorealism": "realisme gred DSLR"
}
}