{
"type": "image_generation_prompt",
"language": "en",
"style": "fotografi selfie sinematik hiper-realistis",
"aspect_ratio": "9:16",
"identity_preservation": {
"use_reference_image": true,
"strict_identity_lock": true,
"alter_face": false,
"alter_skin": false,
"alter_hr": false,
"alter_gender": false,
"notes": "Jaga agar fitur wajah, tekstur kulit, rambut, kacamata, usia, dan gender sama persis dengan gambar referensi yang diunggah. Tidak ada kulit sintetis atau tampilan seperti patung."
},
"subject": {
"gender": "perempuan",
"capture_method": "selfie yang diambil oleh subjek itu sendiri",
"pose": {
"selfie_arm": {
"description": "satu lengan sepenuhnya lurus dan terentang sepenuhnya ke atas memegang kamera yang digunakan untuk selfie",
"visibility": "lengan terlihat jelas, lurus, dan dominan dalam bingk",
"camera_visibility": "perangkat kamera selfie itu sendiri TIDAK BOLEH terlihat dalam bingk"
},
"product_arm": {
"description": "lengan lnnya sepenuhnya terentang ke arah kamera memegang kamera Canon yang terpasang",
"importance": "produk adalah yang paling dekat dengan kamera dan secara visual dominan"
},
"head": {
"tilt": "sedikit condong ke arah kamera selfie"
},
"expression": "ekspresi wajah yang alami dan rileks"
},
"body_visibility": "seluruh badan terlihat dari kepala samp kaki",
"feet": "kaki jelas menyentuh permukaan jalan"
},
"composition": {
"perspective": "perspektif selfie alami pada ketinggian dada",
"camera_angle": "sudut kamera atas yang ekstrem, kamera di atas subjek melihat langsung ke bawah",
"layer_depth": [
"produk (paling dekat dengan kamera)",
"wajah",
"seluruh badan",
"lingkungan kota (latar belakang)"
]
},
"scale_and_perspective": {
"effect": "perspektif paksa",
"subject_scale": "wanita tampak sangat raksasa",
"buildings_scale": "bangunan tampak jauh lebih kecil, tidak lebih tinggi dari lututnya",
"dominance": "subjek secara visual mendominasi seluruh adegan",
"realism": "skala yang menginspirasi sementara tetap dapat dipercaya secara fisik"
},
"environment": {
"location": "persimpangan kota yang nyata",
"elements": [
"jalur pejalan kaki",
"marka jalan",
"rambu lalu lintas",
"mobil",
"sepeda",
"pejalan kaki dengan skala manusia yang realistis"
],
"setting": "lingkungan kota di level tanah"
},
"lighting": {
"type": "cahaya siang alami",
"conditions": "langit cerah atau berawan ringan",
"shadows": "lembut dan realistis",
"restrictions": "tidak ada pencahayaan fantasi atau dramatis"
},
"product_rules": {
"usage": "gunakan produk Canon yang diunggah persis seperti yang disediakan",
"distortion": "tidak ada",
"logo": "tidak berubah",
"appearance": "hanya pantulan alami dan sorotan realistis"
},
"camera_quality": {
"realism": "fotorealisme maksimal",
"depth": "pemisahan yang jelas antara latar depan, subjek, dan latar belakang",
"artifacts": "tidak ada"
},
"constrnts": [
"Tidak ada tampilan seni ",
"Tidak ada kulit plastik atau seperti patung",
"Tidak ada distorsi pada wajah atau badan",
"Tidak ada anggota badan tambahan atau anatomi yang salah",
"Tidak ada teks atau watermark",
"Tidak ada perangkat kamera selfie yang terlihat"
],
"output_goal": "Buat gambar selfie sinematik hiper-realistis seorang wanita menggunakan identitas referensi yang tepat, difoto dari perspektif atas yang ekstrem di jalur pejalan kaki kota yang nyata, dengan skala perspektif paksa, cahaya siang alami, dan produk kamera Canon yang dipegang menonjol ke arah lensa."
}