{
"render_goal": "Buat potret hiperrealistis, sinematik dengan estetika petualangan outdoor yang gagah dan bertekstur",
"subject": {
"gender": "pria",
"age_range": "pertengahan hingga akhir 20-an",
"appearance": {
"hr": "bertekstur, tertiup angin",
"beard": "pendek, terawat dengan bk",
"facial_features": "tajam, berkontur jelas",
"expression": "intens, serius"
},
"skin_detl": "ultra detl, tekstur alami dengan nuansa yang realistis"
},
"wardrobe": {
"outerwear": "jaket kulit hitam yang sudah lusuh",
"detls": "jahitan yang terlihat, tekstur yang kasar"
},
"environment": {
"location": "lanskap pegunungan outdoor",
"background": {
"mountns": "berkabut, tertutup kabut",
"trees": "hutan evergreen gelap yang memudar ke kejauhan",
"atmosphere": "kabut atmosfer yang padat"
}
},
"lighting_and_color": {
"lighting_style": "membawa suasana, sinematik",
"light_source": "cahaya siang hari yang berawan dan lembut",
"shadows": "dramatis tapi alami",
"color_palette": "nuansa dingin, tidak jenuh"
},
"camera_settings": {
"lens": "85mm",
"aperture": "f/1.8",
"depth_of_field": "dangkal",
"focus": "fokus sangat tajam pada subjek, latar belakang buram"
},
"photography_style": {
"quality": "fotografi profesional",
"realism_level": "hiperrealistis",
"detls": "detl mikro tinggi, tekstur yang jelas, kontras sinematik"
}
}