{
"objective": "Buat gambar perbandingan berdampingan yang menampilkan sketsa teknis dan foto nyata Tembok Besar Cina",
"image_specifications": {
"style": "Campuran media (Gambar teknis + Foto nyata)",
"layout": "Pembagian horizontal - Sisi kiri: Sketsa dengan pengukuran, Sisi kanan: Foto nyata",
"aspect_ratio": "3:2"
},
"left_side": {
"content_type": "Sketsa teknis Tembok Besar Cina",
"features": [
"Garis arsitektur detl yang menunjukkan segmen tembok, menara jaga, dan struktur pertahanan",
"Pengukuran numerik untuk tinggi tembok, lebar, dan jarak antar menara",
"Label elevasi untuk bagian tembok dan menara",
"Tampak samping dan denah atas yang menggambarkan kelengkungan tembok sepanjang medan"
],
"text_annotations": {
"units": "Metrik (meter)",
"language": "Inggris",
"font_style": "Tipografi bergaya blueprint atau teknik"
},
"positioning": "Mengambil setengah bagian kiri gambar"
},
"right_side": {
"content_type": "Foto nyata beresolusi tinggi Tembok Besar Cina",
"features": [
"Tampakan panorama luas tembok yang membentang di pegunungan",
"Cahaya alami dengan langit cerah atau berawan ringan",
"Warna realistis dengan tekstur batu yang terlihat dan lanskap sekitar"
],
"positioning": "Mengambil setengah bagian kanan gambar"
},
"visual_elements": {
"border_division": "Garis vertikal atau transisi halus antara sisi kiri (sketsa) dan sisi kanan (foto)",
"color_palette": {
"left": "Monokrom atau biru blueprint untuk sketsa",
"right": "Warna alami realistis"
}
},
"output_format": {
"type": "Gambar",
"use_case": [
"Poster edukatif",
"Perbandingan arsitektur",
"Visualisasi sejarah",
"Alat bantu visual pariwisata"
],
"high_resolution": true
}
}