{
"content_goal": "visual makanan viral dengan daya tarik keinginan makan yang tinggi",
"image_type": "fotografi aksi makanan ultra fotorealistik",
"visual_style": {
"aesthetic": "editorial makanan sinematik, hiper-real",
"vibe": "berr, mewah, tak tertahan",
"realism": "realisme makanan komersial kelas atas"
},
"composition": {
"framing": "close-up ketat atau close-up medium",
"camera_angle": "sedikit dari bawah atau menghadap depan",
"subject_position": "momen gigitan hero yang terletak di tengah",
"perspective": "kaya kedalaman dengan fokus latar depan yang kuat"
},
"subject": {
"description": "burger gourmet besar yang ditangkap saat sedang digigit",
"bite_action": "bekas gigitan yang terlihat dengan lapisan yang terkompresi",
"ingredients": "patty daging sapi berr, keju leleh, selada segar, tomat, tetesan saus",
"detls": "tarikan keju, kilau saus, uap yang nk"
},
"texture_detls": {
"bun": "roti burger panggang lembut dengan biji wijen",
"patty": "berr dengan serat daging yang terlihat",
"cheese": "leleh, mengkilap, bisa ditarik",
"sauce": "kental, menetes secara alami"
},
"human_element": {
"hands": "tangan realistis yang memegang burger",
"bite_mark": "bekas gigitan alami",
"skin_detl": "tekstur kulit alami, kuku bersih"
},
"lighting": {
"type": "pencahayaan makanan dramatis",
"quality": "hangat, berarah, kontras tinggi",
"direction": "cahaya samping atau atas-samping yang menekankan kilau",
"highlight_focus": "fokus sorotan pada keju leleh dan tekstur saus",
"shadow_style": "bayangan dalam tapi terkendali"
},
"color_palette": {
"primary": [
"cokelat keemasan",
"kuning keju",
"merah tua"
],
"accent": [
"hijau selada"
],
"mood": "kaya, berani, mewah"
},
"environment": {
"location": "ked burger, kafe, atau setup makanan studio",
"background": "latar belakang gelap, buram untuk mengisolasi burger",
"atmosphere": "hangat, mewah, kemewahan street food"
},
"camera_detls": {
"camera_type": "simulasi DSLR profesional / mirrorless",
"lens": "lensa 85mm atau lensa makro makanan",
"focus": "sangat tajam di area gigitan",
"depth_of_field": "dangkal untuk bokeh dramatis",
"resolution": "kejelasan tingkat iklan"
},
"quality_control": {
"food_realism": "tekstur hiper-real, tidak terlihat seperti plastik",
"bite_accuracy": "kompresi bahan alami",
"_artifacts": "tidak ada",
"professional_finish": "kualitas fotografi makanan komersial"
},
"overall_mood": "membuat r liur, berani, mewah",
"intended_use": {
"primary": "postingan makanan viral di X",
"secondary": "branding restoran, editorial makanan, iklan"
}
}